Sejarah Gua Glow Worm (New Zealand)
Sejarah Gua Glow Worm (New Zealand). Hingga saat seorang surveyor dari Inggris yaNg bernama Fred Mace datang kesana dan melakukan exploration ke dalam gua, ia mengajak Tane Tinorau untuk menjelajah gua tersebut bersama-sama. Karena berupa aliran sungai bawah tanah, maka mereka harus menggunakan rakit untuk jelajah sungai ke dalam gua. Saat itulah mereka berdua baru melihat keadaan didalam gua yang selama itu dianggap sebagai mitos itu. Mereka merasa takjub dengan keindahan Gua Waitomo yang bagaikan kilau bintang dilangit. Tahun 1889 secara resmi gua tersebut di buka sebagai tempat wisata dengan biaya yang sangat murah. Saat itu hanya Tane Tinorau dan istrinya menjadi guide bagi tempat wisata tersebut. Setelah pemerintah mengetahui keberadaan gua tersebut, serta mengecek kelayakan gua sebagai tempat wisata yang mempesona, maka tahun 1906 pemerintah mengambil alih untuk mengelola gua tersebut.
1. Ketika kamu menjelajahi Gua Waitomo, kamu akan menemukan sungai bawah tanah yang menakjubkan
Gua ini disebut Waitomo, yang sebetulnya terdiri dari dua suku kata, yaitu wai yang berarti air dan tomo yang berarti lubang, sehingga Waitomo berarti lubang air. Sejak ribuan tahun, sungai bawah tanah yang mengalir membuat jalan sendiri melubangi bebatuan lunak sehingga membentuk gua-gua. Sungai bawah tanah dan gua tersebut terbentuk dan tersembunyi sedalam 45 meter di bawah tanah.
Ketika didalam gua kamu akan disuguhkan pahatan alam yang sangat indah yang dikenal dengan Stalagmit dan stalaktit Karena letak gua berada di bawah tanah, selama berabad-abad tetesan air dari atas turun dan menyeret larutan kapur kemudian menetes dari langit-langit gua. Perlahan-lahan tetesan tersebut menumpuk dan membentuk banyak kerucut lancip di lantai gua yang dengan proses alam menjadi bebatuan yang disebut stalagmit. Selain stalagmit, di dalam gua juga terdapat stalaktit yang bergantungan di langit gua, perpaduan ini seolah menjadi pahatan alam yang ada di dalam gua.
2. Glowworms, spesies nyamuk jamur yang memiliki cahaya kebiruan yang ada di Goa Waitomo
Gua Waitomo Glowworm di Selandia Baru
Glowworms spesies nyamuk jamur yang memiliki cahaya kebiruan (Foto : stokedforsaturday.com)
Saat masuk ke dalam gua yang yang gelap, akan disambut dengan cahaya kebiruan yang langsung membuat takjub mata wisatawan. Larangan menggunakan blitz saat menggambil foto glowwarms dikarenakan mereka sangat rentan terhadap cahaya. Glowworms hanya bisa hidup dan berkembang biak ditempat yang gelap, lembab dan tidak terganggu keributan, karena itulah berabad-abad mereka hidup dan berkembang biak dengan baik di Goa Waitomo. Bila diartikan secara langsung, glowworms berarti cacing. Namun glowworms yang berada di Gua Waitomo, Selandia Baru ini bukan cacing melainkan arachnocampa luminosa yaitu spesies nyamuk jamur. Serangga kecil ini adalah jenis langka, mereka merupakan spesies yang hanya dapat ditemukan di Goa Waitomo.
3. Di dalam Gua Waitomo, kamu bisa merasakan pengalaman petualangan bawah tanah loh…
Selain keindahan cahaya glowworms di dalam Gua Waitomo, didalam gua juga disediakan beberapa petualangan bawah tanah seperti arung jeram, mendaki dinding gua, bahkan merangkak melewati gua-gua kecil. Lampu-lampu yang ada di goa akan dinyalakan pada malam hari, ditambah dengan cahaya glowworms, biasanya para wisatawan bisa melihat kelelawar ekor panjang yang jarang menampakkan diri. Perjalanan malam hari bisa didapat bila memilih tur malam hari dengan tenang melalui ngarai alam di Danau Karapiro, dekat Cambridge, dengan Boatshed Kayaks. Dengan mengikuti arus sungai sambil menikmati Glowworms yang bersinar bagaikan bintang di langit. Ada air terjun juga didalam gua, dan serunya bagi yang menggunakan cave tubbing bisa terjun mengikuti air terjun yang mengalir kebawah. Semuanya itu dilakukan dengan keadaan gelap lho guys, seru kan?
Comments
Post a Comment